pagi

Apakah kau tidak ingin menikmati pagi yang indah ini?
Angin yang semilir..
Bebas dari polusi udara ibukota
Mungkin hanya dapat kita nikmati beberapa jam saja
Karena sebentar lagi aktivitas ibukota akan mengubahnya..

Tak apalah..
Walau sebentar dapat merefreshkan otak dan jiwa kita
Di tengah hiruk pikuk kota metropolitan yang semakin ruwet

Burung-burung saling berbalas kicau
Bersyukur akan nikmat pagi ini
Sayup-sayup terdengar murotal dari microphone beberapa masjid
Memuji kebesaran Allah SWT
Menambah kesyahduan pagi ini

Lalu..
Apakah kau lebih memilih bergelung kembali dengan selimut tebalmu?
Kembali ke alam mimpi yang melenakanmu

Aku peringatkan kawan..
Itu sia-sia belaka
Nuansa pagi ini lebih istimewa daripada hanya berwisata ke pulau kapuk
Andai kau tahu
Kau akan menyesal melewatkan pagi ini

Rela pagimu pergi begitu saja?
Bangunlah kawan..
Lihatlah ciptaan Allah SWT dari hati nurani kalian
Kau akan tahu makna kebesaranNya
Hingga syukur itu tak henti-hentinya terucap

Semangat pagi!
Semangat memperbaiki diri!
Menuju jiwa bermotivasi tinggi!

(Mawar Kost 10/Sabtu/25 Juni 2011/05:15 WIB)

Advertisements

7 thoughts on “pagi

  1. Akhmad Muhaimin Azzet says:

    Subhanallah, bagus sekali puisinya
    Memang betul, pagi adalah saat yang segar
    maka semangat harus dibangun
    dan betapa indahnya alam ini
    saya menjadi teringat betapa Rasulullah Saw.
    pernah melarang Fatimah untuk tidur-tiduran
    di pagi hari

    makasih banyak ya…
    saya telah memetik dari puisi yang bagus ini
    Salam kenal dan selamat terus berkarya

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s