pohon kayu

Minggu ini kelas kami, 2ks2 dapat tugas mata kuliah statistik produksi..

Disuruh nyari berbagai info tentang macam2 pohon  yang masuk directory BPS untuk statistik kehutanan.,

Dengan susah payah kami nyari info pohon2 tsb. Kebanyakan pohon terdengar asing dan untuk mendapatkan infonya pun tidak gampang..  Seperti pohon balsa, benuang.. Adakah yg tau pohon itu? Atau mungkin sekedar pernah mendengarnya? Teman saya lebih kasian.. Disuruh nyari pohon anggi., waktu dy browsing malah yang keluar cewek2 gitu.. haha.. Memang butuh perjuangan yg extra.. ^^

Berikut ini pohon yg menjadi tugas pencarian saya.. Cekidoott 🙂

AGATHIS

Termasuk kelompok jenis Meranti atau kelompok komersial 1

Ciri-ciri :

–          Berdaun sepanjang tahun

–          Batang sangat besar

–          Percabangan sedikit atau tidak pada beberapa bagian ke atas

–          Pohon muda biasanya berbentuk kerucut

–          Saat dewasa tajuknya menjadi lebih membulat atau tidak beraturan

–          Kulit kayunya lembut dan berwarna abu-abu muda atau cokelat abu-abu

–          Struktur cabang horizontal

–          Daun muda lebih besar daripada daun tua

–          Bentuk daun bermacam-macam mulai bentuk ovata (membulat telur) hingga lanceolata (panjang, lebar di tengah)

–          Potongan kayunya berpola lurus, bermutu baik, dan bernilai tinggi

–          Umum digunakan pada pembuatan gitar dan papan permainan igo

Umur siap tebang / panen :

Jenis Agathis berbuah hampir sepanjang tahun. Pada umur 15 tahun umumnya sudah berbuah. Namun demikian biji yang baik diambil dari tegakan yang sudah berumur 20 tahun.

Jarak Tanam :

Penanaman Agathis biasa dilaksanakan secara tumpangsari, dimana bibit Agathis ditanam diantara larikan tanaman pangan yang berfungsi sebagai tanaman pelindung. Jarak tanam beraneka ragam sesuai kebutuhan.

ASAM LANDA

Ciri-ciri :

–          Batangnya tegak, bulat, berkayu, berduri, percabangan simpodial, berwarna hijau keputih-putihan

–          Daunnya majemuk, lonjong, menyirip, duduk berhadapan, tepi rata, ujung dan pangkal tumpul

–          Bunganya majemuk, tumbuh di ujung batang dengan bentuk terompet

–          Berakar tunggang

–          Menghasilkan buah bulat berwarna ungu gelap yang menempel pada batang

–          Daging buah berwarna putih dengan rasa manis, asam

–          Berbuah 1-2 kali dalam setahun tetapi dengan kondisi yang cocok bisa berbuah sepanjang tahun

–          Pertumbuhannya agak lambat

–          Dapat tumbuh pada ketinggian 500-1500 meter dpl (di atas permukaan laut)

–          Jenis tanah yang cocok adalah subur, gembur, porous, dan agak basah

–          Asam landa merupakan tanaman tropis dan sub tropis

Umur siap tebang / panen :

Asam landa dapat dipanen mulai umur 3 tahun untuk yang berasal dari pertumbuhan vegetatif dan 7-10 tahun untuk pertumbuhan yang berasal dari biji.

Jarak tanam :

Asam landa ditanam dengan jarak tanam 4 x 3 meter.

BALSA

Ciri-ciri :

–          Pertumbuhannya tercepat di dunia, bisa mencapai ketinggian 30 meter

–          Daunnya lebat dan lebar serta meranggas pada musim kemarau

–          Kayunya ringan, mudah dibentuk, dan mempunyai tingkat elastisitas yang sangat tinggi serta mempunyai daya absorbsi yang relatif rendah terhadap air

–          Tumbuh dengan baik di daerah tropis dengan curah hujan rata-rata 90 inch / tahun

–          Biasa digunakan untuk pembuatan miniatur / kerangka pesawat, gedung, jembatan, maket, dll

Umur siap tebang / panen :

Kayu Balsa siap dipanen / ditebang pada umur 6-10 tahun setelah pertumbuhan.

Jarak tanam :

Di dalam area seluas 1 hektare dapat tumbuh 50-100  pohon balsa.

BENUANG

Ciri-ciri :

–          Buah siap dipanen jika sudah berwarna hijau tua sampai kehitam-hitaman

–          Dapat dibiakkan secara vegetatif dengan stek pucuk

–          Batangnya sangat lunak dengan tekstur kasar

–          Kegunaannya untuk plywood, peti, korek api, pulp, kayu perkakas, dll

Umur siap tebang / panen :

Waktu tebang / panen tanaman ini disesuaikan dengan kegunaan.

Jarak tanam :

Benuang ditanam dengan jarak 1,5 – 2 meter.

CEMARA

Ciri-ciri :

–          Ranting beruas pada dahan besar kelihatan seperti jarum

–          Buahnya mirip runjung kecil

–          Mempunyai bunga, baik jantan maupun betina

–          Banyak tumbuh di wilayah tropis

Umur siap tebang / panen :

Cemara siap ditebang untuk dimanfaatkan sekitar umur 10-30 tahun. Sistem tebangnya adalah sistem tebang habis dengan permudaan buatan.

Jarak tanam :

Cemara sebaiknya ditanam dengan jarak 5m x 5m.


DAHU

Termasuk kelompok jenis Kayu Indah / kelompok indah 2.

Ciri-ciri :

–          Tumbuh tersebar pada hutan dataran rendah tetapi pada ketinggian 500-1000 m sudah jarang ditemukan

–          Dapat tumbuh pada drainase tanah yang baik sampai yang buruk terutama pada tanah alluvial dan areal rawa

–          Perbanyakan tanaman biasanya menggunakan biji

–          Dapat ditanam sebagai ornamen di kiri kanan jalan

–          Buahnya dapat dimakan dengan rasa yang manis bila sudah matang

–          Dapat dimanfaatkan sebagai kayu perdagangan, sayur, obat tradisional penyakit disentri, dll

Umur siap tebang / panen :

Mulai bisa dipanen setelah umur 2 tahun. Hasil setelah 15 tahun penanaman menunjukkan penambahan volume tiap tahun sebesar 5,4 m3 / ha.

Jarak tanam :

Jarak tanam pohon dahu adalah 1 x 3 meter.

Semoga dapat bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s